Jumat, 02 Agustus 2013




Gambar. Foto bersama Gubernur Akpol Irjen Pol. Drs. Anang Iskandar beserta Ibu dan Tim 45 Orchestra Band Akademi Kepolisian di Hall Room Prince Hotel, Tokyo Jepang

Sebelum membahas tips lulus masuk TNI dan POLRI, dalam hal ini akan saya jelaskan terlebih dahulu secara garis besarnya test masuk TNI dan POLRI. Karena pada dasarnya baik TNI, POLRI, IPDN, STPI maupun lembaga institusi pendidikan pemerintah lainnya yang serupa memiliki macam jenis test yang sama. Hanya saja sedikit berbeda dalam hal penilaian dan kriteria bobot dari masing-masing test yang akan diujikan.
Dalam artikel ini saya akan lebih banyak mengupas tentang bagaimana menjebol test masuk POLRI. Isi dalam artikel ini merupakan hasil dari pengalaman saya mengikuti test penerimaan calon Taruna Akpol selama 2x pada tahun 2009 dan 2010 lalu hingga akhirnya saya diterima masuk menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian tanpa dipungut biaya
Anda pasti banyak yang bertanya-tanya “saya harus mengeluarkan uang berapa supaya bisa lulus test Polisi?” atau “siapa yang bisa membantu saya untuk lulus test Polisi?” atau bahkan “siapa pejabat Polisi yang bisa saya hubungi?”. Kebanyakan berita maupun kabar yang berkembang di masyarakat saat ini bahwa masuk POLRI itu harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang tidak sedikit baik Bintara maupun Perwira atau mereka yang ingin masuk POLRI harus dari kalangan atau keluarga POLRI itu sendiri. Misalkan saja untuk lulus test bintara harus mengeluarkan uang Rp. 100 juta – 300 juta atau test taruna Akpol Rp. 400 juta – 1 M. Saya tekankan dalam hal ini bahwa kabar tersebut tidaklah benar. Hal ini karena saya sendiri yang telah membuktikannya. Jadi bagi anda yang berminat untuk masuk ke POLRI tidak perlu takut harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang banyak karena semua kabar tersebut tidaklah benar.
Dibawah ini akan saya bahas pengalaman saya selama 2x Test masuk AKADEMI KEPOLISIAN dan Test masuk AKADEMI MILITER. Untuk itu saya harapkan anda dapat menganalisa dan megaktualisasikannya dalam latihan anda nantinya. Karena tidak ada kesuksesan tanpa adanya usaha yang keras dan juga tekun. Berikut penjelasannya!

PERSIAPAN
Sebelum bertempur tentunya harus menyediakan fisik, alat tempur dan amunisinya. Begitupun dalam test masuk POLRI & TNI ini. Untuk itu persiapan sangatlah mutlak diperlukan sebelum mengikuti test ini. Persiapan yang setengah-setengah akan menghasilkan hasil yang tidak maksimal dan persiapan yang matang tentunya akan menghasilkan hasil yang sesuai dengan kerja kerasnya. Sangat penting bagi anda untuk meyakinkan bahwa tekad anda benar-benar bulat  untuk masuk POLRI, bukan karena pangkat, jabatan, maupun kekayaan yang mutlak tetapi untuk membhaktikan diri anda kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Dengan semangat yang teguh akan menguatkan tekad dan hati anda untuk berlatih dengan sungguh-sungguh dalam mencapai tujuan anda. Latihan berat yang akan anda lakukanpun akan terasa ringan dan menyenangkan sesuai dengan isi hati anda. Untuk mencapai hasil yang maksimal setidaknya anda butuh waktu paling sedikit 6 bulan untuk berlatih dan check-up kesehatan.
Latihan-latihan yang perlu anda lakukan selama kurang lebih 6 bulan yang dimulai dari:
1.  Latihan Jasmani (berupa lari (aerobik) selama 12 menit, pull-up (min 12x), sit-up (42x dalam 1 menit), push-up (42x dalam 1 menit) dan shuttle run)
2. Latihan Psikologi (test kecerdasan dan hitungan koran)
3. Latihan potensi Akademik (soal ujian Matematika, Bhs Indonesia, IPS, dan Bhs Inggris)
4. Penampilan serta Wawancara.
5. Melakukan pengecekan kesehatan, biasanya pada dokter yang telah berpengalaman pada test masuk Polri.
Selain latihan tersebut di atas, anda juga harus mempersiapkan data-data pribadi dan keluarga anda. Karena akan ada test administrasi terhadap dokumen yang anda miliki untuk menguji keasliannya. Yang perlu anda persiapkan adalah
1. Ijazah(SD,SMP,SMA)
2. KTP( Anda dan Ortu)
3. SKCK, Kartu Keluarga
4. Surat Sehat dari Dokter, dan
5. Data lain yang menjadi persyaratan baik asli maupun foto copy legalisir.
TEST PEMERIKSAAN ADMINISTRASI
Test ini diawali dengan melakukan pendaftaran pada Kepolisian Daerah (POLDA) tempat anda berdomisili sesuai dengan alamat yang tercantum dalam KTP anda minimal menetap selama 1 tahun. Apabila anda ingin pergi mendaftar saya sarankan agar anda memperhatikan penampilan terlebih dahulu yakni berpakaian sopan dan rapi. Ada beberapa tips yang dapat saya berikan pada anda :
1. Baju lengan panjang berkerah
2. Celana panjang kain (bukan jeans)
3. Mencukur kumis, jambang, rambut
4. Baju yang anda kenakan masukkan sehingga terlihat ikat pinggang
5. Tidak kalah pentingnya anda membawa alat tulis baik Pena, pensil, penghapus, type-x dan penggaris yang digunakan untuk mengisi formulir yang disediakan panitia
6. Ketika pergi mendaftar, saya sarankan agar anda membawa semua data-data pribadi  yang telah saya sebutkan sebelumnya untuk menghindari kekurangan atau ada data yang hilang maupun jatuh tanpa anda ketahui
7. Persiapkan pas foto ukuran 3x4; 2x3; dan 4x6 masing-masing 5 buah serta materai 6000 minimal 3 buah


TEST PEMERIKSAAN KESEHATAN I (Bagian Luar)
Begitu anda dinyatakan lulus dalam test pemeriksaan administrasi, test selanjutnya yang telah menunggu adalah test pemeriksaan kesehatan luar. Test ini dilakukan untuk memeriksa kondisi fisik anda dimulai dari ujung rambut hingga kaki. Pada test ini sangat menentukan karena biasanya banyak dari peserta tereliminasi akibat gangguan & penyakit pada tubuh mereka.
Menurut pengalaman saya, jumlah peserta tereliminasi bisa mendekati setengah dari jumlah total peserta. Untuk itu anda perlu benar-benar memastikan bahwa kondisi anda dalam keadaan prima tanpa ada penyakit dalam diri anda. Maka dari itu, melakukan check-up sangatlah penting agar dapat mengetahui jenis gangguan/ penyakit dalam diri anda. Lakukan check-up pada dokter-dokter yang telah berpengalaman dalam penerimaan POLRI, biasanya dokter kepolisian yang membuka praktek umum diluar. Mintalah saran-saran yang positif untuk memperbaiki kondisi fisik anda agar hasil yang dicapai maksimal & nilai yg anda raih dalam tes kesehatan tinggi.

TEST PSIKOLOGI
Dalam tes ini anda harus menyelesaikan ratusan soal-soal yang menggunakan logika dan terkait dengan kondisi kecerdasan, karakter, mental, ketahanan, dll. Soal-soal tersebut memiliki maksudnya masing-masing. Dalam tes psikologi ini ada beberapa kelompok tes yakni tes hitungan koran, tes potensi akademik, tes wawancara. Yang harus anda perhatikan adalah:
1. Dalam tes hitungan koran untuk mendapat jumlah angka yang bnyak dalam setiap barisnya dalam per-3 menit dalam 1 jam. Apabila semakin sering anda latih maka hasil yg anda peroleh semakin baik bahkan bisa menambah 1 lembar kertas hitungan lagi.
2. Dalam tes potensi akademik, merupakan soal-soal logika dan penalaran tentang angka, gambar, pola-pola bentuk, huruf, hubungan/korelasi, dll. Anda bisa melakukan latihan dengan membeli buku-buku yang berjudul TEST POTENSI AKADEMIK untuk penerimaan TNI & POLRI pada toko buku. Lakukan menjawab soal sesuai dengan yang menjadi petunjuk dalam buku karena itu akan menjadi tolak ukur kemampuan anda.
3. Tes wawancara jawblah dengan sejujur-jujurnya setiap petanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan diri anda. Karena tidak ada jawaban benar atau salah dalam pertanyaan tersebut. Pertanyaan tersebut hanya untuk mengetahui bagaimana karakter pribadi anda sebagai bahan kajian dari tim penilai.
Tes psikologi ini akan dilakukan sebanyak dua kali yakni di tingkat daerah (POLDA) dan pusat (AKPOL,SEMARANG). Tes yang dilakukan di pusat merupakan penambahan dari tes sebelumnya yg belum dilakukan yakni tes menggambar pohon, manusia, dan pemandangan, tes wawancara serta tes potensi akademik 2.

TEST AKADEMIK
Salah satu tes yang biasa menjadi beban dari catar adalah tes akademik. Sama halnya dengan ujian nasional dalam waktu 1 jam harus menyelesaikan soal berjumlah 40 atau 50 soal. Namun dalam tes akademis masuk akpol ini berbeda dengan ujian nasional yang mana jumlah soalnya 100 soal dalam waktu 1 jam atau 60 menit. Dan bobot soalnya hampir sama dengan ujian nasional. Jadi anda harus benar-benar cermat dan cepat memilih soal-soal yang dianggap mudah bagi anda.
Tes akademik ini dilakukan sebanyak dua kali seperti halnya tes psikologi. Selama tes dipusat saya sarankan agar anda benar-benar memahami isi dari UU NO.2 th 2002 tentang KEPOLISIAN karena salah satu ujiannya adalah pemahaman terhadap UU tersebut. Mata pelajaran yang di ujikan antara lain :
1. Matematika
2. Bahasa Indonesia
3. Bahasa Inggris
4. Pengetahuan Umum terutama POLRI
5. UU No.2 th 2002 ttg KEPOLISIAN (Pusat)


TEST KESEHATAN II ( Bagian Dalam)
Test ini meliputi seluruh tubuh peserta terutama organ dalam tubuh. Untuk itu setiap uji organ masing-masing harus benar bersih dari segala macam penyakit. Penyakit pada organ dalam berbeda halnya dengan bagian luar karena untuk waktu penyembuhannya sendiri memakan waktu yang lebih panjang. Sangat dianjurkan bagi anda untuk melakukan check up kesehatan jauh-jauh hari untuk dapat mengatasi masalah yang ada didalam tubuh. Setidaknya 2 bulan sebelum pendaftaran anda sudah melakukan pengecheckan pada kedokteran kepolisian.

TEST KESAMAPTAAN JASMANI (TKJ)
Test kesamaptaan jasmani merupakan test terhadap kebugaran kondisi fisik anda. Dalam test ini anda harus melaksanakan kegiatan olahraga aerobik, push up, sit up, pull up, shuttle run dan renang 25 meter.  Seperti yang telah saya jelaskan pada tahap persiapan sebelumnya. Yang perlu untuk anda perhatikan bahwa dalam masing-masing test tersebut tidak diperkenankan untuk ada nilai NOL atau tidak melakukan sama sekali. Hitungannya adalah anda gugur atau didiskualifikasi dari test penerimaan. Namun ada tambahan dalam hal pemeriksaan penampilan. Yang mana anda harus melakukan parade fisik dengan melakukan gerakan-gerakan yang telah di instruksikan.
Pemeriksaan penampilan ini dilakukan oleh Kapolda & Staffnya langsung (tingkat Polda) dan Wakapolri beserta Staff (tingkat Pusat). Test ini sangat mempengaruhi dalam kelulusan anda. Karena menyangkut penampilan anda sebagai seorang calon perwira polisi kedepannya. Untuk itu anda perlu banyak berlatih di depan cermin tentang tata cara Peraturan Baris Berbaris (PBB).

PENGUMUMAN KELULUSAN
Pengumuman kelulusan merupakan penentuan hasil anda diterima atau tidak sebagai anggota polri ataupun taruna. Anda beserta orang tua calon akan diundang secara langsung oleh Kapolda untuk melakukan penilaian terhadap hasil nilai seluruh test yang telah anda lakukan dengan memperhatikan bobot masing-masing test. Penilaian dilakukan secara langsung dengan megalikan nilai dengan bobot masing-masing test. Dalam test Akademik memiliki bobot 30%, Psikologi 30%, kesehatan 20% dan TKJ sebesar 10%. Sehingga anda harus memperhatikan betul bobot setiap test tersebut sehingga anda dapat mencapai nilai yang tertinggi & maksimal.

Demikianlah tips lulus test masuk TNI & POLRI yang saya ambil langsung dari pengalaman saya selama mengikuti rangkaian test tersebut. Semoga pengalaman saya ini dapat membantu anda dalam penerimaan test menjadi anggota TNI & POLRI.